Tampilkan postingan dengan label Sastra (Puisi). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra (Puisi). Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Desember 2023

Selendang Penantian

 


(Sumber Gambar : Bumilangit.fandom.com)

Titipkan suatu cerita

Jeritan lirih hati yang tak tersampaikan

Hembusan nafas semakin melirih

Menanti kehadiran yang tak unjung tiba

Kenangan tinggal kenangan

Selendang merah pengobat lara

Menemani tetesan air mata

 

Sudahkah selesai cerita ini?

Cerita tanpa ujung

Bayang-bayang tak pernah lenyap

Penantian rasa penyesalan

Menanti rindu disamping nisan-mu

Continue reading Selendang Penantian

Rabu, 03 Juni 2020

Bidadari


Terlihat bulan purnama yang terang dari wajahmu

Tatapanku tidak bisa berpaling sedikitpun

Dadaku berdetak kencang

Mulut terdiam seribu Bahasa

Kaki tak melangkah

 

Pesonamu bagaikan bidadari langit

Baunya harum bagaikan bunga melati

Jalanmu indah dan berakhlaq mulia

Tutur katamu santun dan merdu

 

Andaikan q bisa mempersuntingmu

q jadikan kau bidadari dalam hidupku

Menemani dan mendampingi hingga akhir hayat

Bersama dalam arungan mahlida rumah tangga

Saling mengerti dan memadu kasih

Hingga maut menjeput…


Continue reading Bidadari

Selasa, 26 Mei 2020

Kitab kuno yang dilupakan


Dulu kau disanjung dan dipuji

Ayat-ayat-mu begitu indah

Tetesan air mata mengalir setiap malam

Memahami isi kandungannya

 

Kau penyejuk hati

Kegundahan hilang saat bersandar kepelabuhan-mu

Mengerti lirih hati yang memanggil-manggil

Pengobat hati saat gundah gulana

Penyejuk hati saat pilu

 

Wahai sang pemilik alam semesta

Kemana hambamu yang membaca dan mempelajari kitabmu

Mengkaji sumber ilmu darinya

Dekat dengan hidup dan menghidupi

 

Sekarang hanya menjadi tumpukan kertas dilemari

Kumuh, berdebu dan tak terurus

Kau tergantikan dengan smartphone yang canggih

Melupakanmu dan menyusihkanmu dari kehidupan

 

Aku rindu melihat manusia mengumandangkan ayat-ayatmu

Begitu syahdu dan menenangkan hati

Wahai ilahirobbi

Berilah hidayah kepada hambumu untuk merindu lagi

Menitihkan air mata Bersama kalam-mu

Mencari jati diri yang hilang karena fatamorgana

 

Wahai kitabullah

Aku rindu bercanda dengan mu..


Continue reading Kitab kuno yang dilupakan

Selasa, 12 Mei 2020

Pinggiran pantai

Karya: Moh. Toyyib

Air...

Air...

Air...

Dan air...

Kuarungi  dan kususuri pantai ini

Watak-ku keras bagaikan batu karang

Hati-ku lembut bagaikan pasir putih

Air...

Itulah yang ku lihat setiap hari

Itulah hidup-ku dan mati-ku

Separuh hidup-ku untuk-mu

Gelombang air laut naluri-ku

Air...

Persembahan sampai akhir

Tiada henti  untuk berkarya

Meski tubuh sudah tak kuasa

Menitihkan rasa pedih dihati

Meninggalkan seribu cerita

                                                                        Air...

Hidupkan aku.





Continue reading Pinggiran pantai

Senin, 27 Januari 2020

Kebencian Tak Beralasan

Aku hanyalah gelandangan yang tak tahu arah
Berjalan berpijak pada bumi ini
Aku berjalan dengan tesenyum dan bahagia
Kekosongan hati itulah yang aku alami
Teman seperjuangan adalah pengobat lara
Maksud hati dan hasrat untuk memperbaiki
Akan tetapi kau tafsirkan aku sebagai pengacau dan pemutus pertemanan

Wahai kawan, kau tak dekat dengan-ku
Kau tak mengerti apa yang aku perjuangkan
Kau tak menyadari jerih payah-ku
Ayo mendekatlah biar kau tahu kehidupan-ku
Kau akan bisa mengerti bagaimana arti perjuangan
Duduk bareng dengan secangkir kopi yang menemani

Biarlah aku yang dibenci seumur hidup
Tapi buahnya generasi-ku bisa menjadi lebih baik
Penerus perubahan sepanjang waktu
Biarlah waktu yang akan memberi jawaban

#sahabatseperjuangan
#maafkansayabilamenyakitihati
#doa-kuselamanya

Continue reading Kebencian Tak Beralasan