Tampilkan postingan dengan label Paper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paper. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Mei 2020

PERAYAAN MUSRENBANGDES SEBAGAI AJANG CEREMONIAL TAHUNAN


Full Paper

Moh. Toyyib

Universitas Trunojoyo Madura

Mohtoyyib9@gmail.com

Dr. Bambang Haryadi, SE., M.Si., Ak., CA

Universitas Trunojoyo Madura

haryadilee@yahoo.com

 

 

Muhammad Asim Asyari, SE., M. Ak

Universitas Trunojoyo Madura

asyim.trunojoyo@gmail.com

 

Abstrak: Implementasi Undang – Undang RI No. 6 Tahun 2014 menimbulkan pro dan kontra dengan adanya kucuran Dana Desa sebesar 1 Milyar. Desa dituntut untuk merencanakan dan menganggarkan sejumlah dana yang diterima dari pemerintah pusat. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  bagaimana proses  dan tahap perencanaan dan penganggaran Pemerintah  Desa  di  desa  Tanean Lanjeng. Peneliti  ingin  mengevaluasi dan membuktikan  secara  empiris  bagaimana sebenarnya praktik yang terjadi dalam lingkup pemerintahan desa tentang perencanaan dan pengangaran Anggaran Pendapatan Balanja Dana Desa (APBDES). Selain itu, riset ini bertujuan memberikan solusi sederhana mengenai proses perencanaan dan penganggaran yang baik dan benar sehingga tujuan anggaran bisa tercapai.

Penelitian  ini  menggunakan  paradigma  kritis  dengan pendekatan  kualitatif  dan menggunakan  metode studi kasus  dalam  menganalisa  data.  Teknik yang digunakan untuk memperoleh data yakni wawancara tidak terstruktur, observasi, serta studi dokumentasi.

Kesimpulan penelitian berdasarkan temuan peneliti di lapangan mencakup beberapa hal yaitu, pelaksanaan Musrenbangdes hanya dilakukan sebagai acara ceremonial tahunan tanpa melibatkan partisipasi masyarakat. Akibatnya, usulan perencanaan  yang  akan  dibuat  untuk  RPJMDesa,  RKPDesa  hanya ditentukan oleh kepala desa  dan aparat desa. Selain itu, akibat kurang pahamnya fungsi, tugas dan tanggung jawab aparatur desa berdampak terhadap juga berdampak terhadap penyusunan RPJMDesa, RKPDesa, APBDes yang tidak dilakukan oleh pemerintah desa Tanean lanjeng melainkan melibatkan pihak kecamatan. Tentu saja hal ini berdampak terhadap proses penetapan APBDes di desa Tanean lanjeng yang mengalami keterlambatan. Temuan lainnya yang cukup menarik adalah “otonomi politik” di tingkat pemerintah desa yang dipegang dan dikendalikan oleh kepala desa berdampak terhadap manajemen pengelolaan keuangan desa. Kepala desa menempatkan “tangan kanannya” sebagai koordinator pengelolaan keuangan desa. Dampaknya tentu saja terhadap transparansi pengelolaan APBDesa belum terpenuhi.

Kata Kunci: Musrenbangdes, perencanaan, penganggaran, desa


Continue reading PERAYAAN MUSRENBANGDES SEBAGAI AJANG CEREMONIAL TAHUNAN

Minggu, 17 Mei 2020

RESTORAN X : AHSANKAH PENGHINDARAN PAJAK?


Moh Toyyib

Universitas Trunojoyo Madura

Jl. Raya Telang, Po Box 2 Kamal Kode Pos 69162

Abstrak

Tujuan - Penelitian ini adalah untuk mengungkap makna kecurangan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak daerah yang dilakukan oleh restoran x.

Desain/Methodology/Pendekatan - Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomologi. Data diperoleh dengan cara observasi dan wawancara tidak terstruktur.

Hasil/Temuan - Penelitian menunjukan bahwa ketidakrelaan membayar pajak bermula dari kepentingan owner selaku pemilik kepada direktur selaku eksekutor lapangan untuk membayar beban pajak sedikit. Sisa pajak digunakan untuk mensupport keperluan resto yang lainnya. Berawal ketidakrelaan inilah seorang wajib pajak melalukan cara yang dibenarkan hukum atau melanggar hukum untuk menghidari pajak. Sensasi membayar pajak sangatlah berbeda karena rasa manfaat dari pembayaran pajak tidak dirasakan langsung oleh wajib pajak.

Practical Implication - Paper ini memberikan sumbangsi untuk literatur akuntansi perpajakan dan berguna untuk mengurangi praktik penghindaran pajak pada tingkat pemerintah daerah.

Originality - Tampaknya tidak ada literatur sebelumnya dalam akuntansi perpajakan yang mengeksplorasi penghindaran pajak restoran di bidang ini. Selain itu, meskipun penghindaran pajak telah menjadi subjek dari beberapa makalah sebelumnya dalam akuntansi perpajakan, pentingnya makna kecurangan sebagai dasar untuk memahami sifat dan penerapan penilaian wajiba pajak belum ditangani.

 

Kata kunci : kecurangan pajak, penghindaran pajak, pajak daerah, Resto


Continue reading RESTORAN X : AHSANKAH PENGHINDARAN PAJAK?

Minggu, 10 Mei 2020

MODUS PRILAKU CYBER CRIME MELALUI E-COMMERCES


Moh Toyyib

Magister Akuntansi Forensik Universitas Trunojoyo Madura

mohtoyyib9@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap modus prilaku cybercrime melalui e-commerce. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metodologi fenomologi untuk mengungkap sisi modus prilaku kejahatan. Data diperoleh dengan melakukan wawancara. Hasilnya transaksi online dapat membantu penjual untuk memasarkan produknya ke pangsa pasar lebih besar dan membatu konsumen dalam mempermudah memenuhi kebutuhannya. Modus dan trik kejahatan yang dilakukan oleh pelaku dengan berbagai macam cara. Membuat akun kloningan untuk memperoleh cashback point yang banyak, meretas akun pemilik orang, meretas kartu kredit saat membayar pembelian barang, dan pengambilan nama produk orang lain serta menjelek-jelekkan produk tersebut dan meminta ganti rugi separuh harga pembelian. Kasus yang kecil jarang dilaporkan kepada ranah hukum karena konsekuensi biaya litigasi dan lainnya diperhitungkan dengan kerugiannya yang hilang.

Kata kunci:. Cybercrime, E-commerce, Modus, Online

ABSTRACT

The purpose of this study is to uncover the mode of cybercrime behavior through e-commerce. This research is a qualitative study using the methodology of phenomology to reveal the mode of crime behavior. Data obtained by conducting interviews. The result is that online transactions can help sellers to market their products to a larger market share and help consumers to make it easier to meet their needs. Crime modes and tricks committed by perpetrators in various ways. Creating a clone account to get a lot of cashback points, hacking a person's owner's account, hacking a credit card when paying for purchases of goods, and taking the name of another person's product and bad-mouthing the product and asking for compensation in half the purchase price. Small cases are rarely reported to the legal domain because of the costs of litigation and other costs calculated by the loss.

Keywords:. Cybercrime, E-commerce, Mode, Online

                                                                                              


Continue reading MODUS PRILAKU CYBER CRIME MELALUI E-COMMERCES

Kamis, 07 Mei 2020

MENYINGKAP “SISI GELAP” SOSIAL MEDIA TERHADAP CYBERBULLYING DAN HATESPEECH DALAM PRESPEKTIVE UU NO 19 TAHUN 2016 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK


Yustin Nur Faizah, Muhammad Yusuf

Magister Akuntansi Forensik Universitas Trunojoyo Madura

Faizah.yustin@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pengaruh buruk social media terkait cyber bullying dan hate speech dalam prespektif UU no 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metodologi fenomologi untuk mengungkap sisi gelap dari cyber bullying dan hate speech. Data diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap pengguna social media dan dosen hukum dan bisnis. Secara teoritis penelitian ini menghasilkan konsep dimensi cybercrime yang akan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ilmu forensik untuk memahami perilaku fraudster terhadap cyber bullying dan hate speech.

Kata kunci : Cyber Bullying, Hate Speech, UU No 19 tahun 2016

ABSTARCT

The purpose of this study is to uncover the bad influence of social media related to cyber bullying and hate speech in the perspective of UU No. 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions. This research is a qualitative study using phenomology methodology to uncover the dark side of cyber bullying and hate speech. Data obtained by conducting interviews with social media users and law and business lecturers. Theoretically this research produces the concept of cybercrime dimensions that will contribute to the development of science in the field of forensic science to understand fraudster behavior towards cyber bullying and hate speech.

Keywords Cyber Bullying, Hate Speech, UU No 19 tahun 2016


Continue reading MENYINGKAP “SISI GELAP” SOSIAL MEDIA TERHADAP CYBERBULLYING DAN HATESPEECH DALAM PRESPEKTIVE UU NO 19 TAHUN 2016 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

Menyingkap Tabir Potensi Fraud Pajak Penghasilan Youtuber Lokal

                                                                                                                        Yustin Nur Faizah1)

Tarjo 2)

Universitas Trunojoyo Madura 1,2)

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah menyingkap tabir potensi fraud pajak penghasilan yang dilakukan oleh youtuber lokal dengan fenomologi sebagai metode penelitianya. Data diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap youtuber sebagai informan penelitian. Secara teoritis penelitian ini menghasilkan konsep dimensi fraud pajak yang akan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akuntansi forensik untuk memahami perilaku fraudster terhadap penghindaran pajak yang dilakukan oleh para youtuber.

Kata Kunci : kecurangan pajak, Tax Evasion, Youtuber

Abstract: The purpose of this study is to uncover the potential for income tax fraud carried out by local Youtuber with phenomology as the research method. Data obtained by conducting interviews with Youtuber as research informants. Theoretically this research produces the concept of the dimensions of tax fraud that will contribute to the development of science in the field of forensic accounting to understand the behavior of fraudsters towards tax avoidance by the Youtubers.

Keywords : Tax Fraud, Tax evasion, Youtuber
Continue reading Menyingkap Tabir Potensi Fraud Pajak Penghasilan Youtuber Lokal